Pendidikan Sains Aplikatif, Matematika Menarik dan Karya Ilmiah

Alper Bozkurt Ciptakan Anjing Pelacak Korban Bencana Lebih Canggih

Pada tahun 2009, Alper Bozkurt pergi untuk melihat sebuah film animasi yang memperlihatkan anjing berbicara. Alper merupakan seorang insinyur listrik di North Carolina State University, ia telah mengembangkan instrumen untuk mengendalikan kecoa untuk misi pencarian dan penyelamatan. Tapi film memberinya ide baru, yaitu bagaimana kalau dia diadaptasi karyanya untuk anjing?

Alper Bozkurt Ciptakan Anjing Pelacak Korban Bencana Lebih Canggih
Alper Bozkurt (Foto :www.ece.ncsu.edu)
Anjing telah lama digunakan untuk pencarian dan penyelamatan, tetapi zona bencana dapat menghambat kemampuan mereka. Karena penangan mengandalkan isyarat audio dan visual, anjing harus tetap di dekatnya, daerah yang dapat dijangkau pun terbatas. Bozkurt memutuskan untuk membangun sistem komunikasi lintas-spesies yang tidak dihambat oleh jarak. Hal ini memungkinkan manusia dan anjing untuk bekerja sama untuk menyelamatkan nyawa, bahkan ketika dipisahkan oleh puing-puing.

Sistem ini terdiri dari harness  yang dilengkapi dengan sensor. Beberapa melacak tanda-tanda vital anjing dan dan yang lain memantau pergerakannya, menyampaikan reaksi pemogokan anjing ketika mengambil aroma tertentu. Hewan dapat mendengar isyarat melalui pengeras suara pada harness, itu juga bisa dirasakan anjing melalui serangkaian motor yang bergetar dekat kulitnya.

Pada akhirnya, Bozkurt melihat cyberdogs ini sebagai salah satu bagian dari tim pencarian dan penyelamatan lebih efisien, yang dapat mencakup drone, robot, dan Robot kecoak "Kami berada di awal era baru, di mana segala sesuatu yang dapat dihubungkan secara elektronik telah mulai berinteraksi," katanya. "Visi saya adalah untuk memadukan organisme biologis dengan sistem elektronik sintetis."

No comments:

Post a Comment