Pendidikan Sains Aplikatif, Matematika Menarik dan Karya Ilmiah

Percobaan Sains : Warna Daun

Daun tanaman mengandung pigmen yang digunakan dalam fotosintesis dan proses seluler lainnya. Klorofil adalah pigmen yang bertanggung jawab untuk fotosintesis. Menyerap energi dari sinar matahari dan membantu mengubahnya menjadi energi kimia, selama reaksi fotosintesis terjadi bergantung cahaya matahari. pigmen lainnya yang juga ada dalam daun, disebut karotenoid. Karotenoid berkisar dalam warna dari merah ke oranye ke kuning. Mereka membantu proses fotosintesis dan membantu melindungi struktur di daun. Selama musim tanam, keberadaan klorofil dapat menyembunyikan karotenoid. Ketika klorofil rusak dan tidak diganti selama musim gugur, pigmen karotenoid menjadi terlihat sebagai warna daun musim gugur yang cerah. Pada percobaan ini, akan digunakan daun hijau dari berbagai jenis pohon untuk membandingkan adanya klorofil dan karotenoid berdasarkan jenis spesies. kromatografi kertas digunakan untuk memisahkan pigmen untuk identifikasi.


Permasalahan
Membandingkan pigmen daun berbagai jenis pohon.

Alat dan Bahan
Daun dari tiga jenis pohon yang berbeda
kamera digital (opsional)
Kertas kromatografi atau kertas saring
Isopropyl alkohol
Isolasi bening
Pensil
Gelas transparan kecil atau beaker gelas


Prosedur
1. Kumpulkan daun hijau dari 3-5 jenis pohon yang berbeda. Buat hipotesis,  spesies pohon apa yang akan memiliki paling banyak pigmen dan mengapa? Catat warna daun dari masing-masing spesies dalam tabel data  (hijau muda, hijau kuning, hijau tua, hijau biru, dll). Anda juga dapat mengambil gambar dari daun.


2. Potong daun dengan menggunakan gunting dan masukan kedalam gelas beaker


3. Tambahkan pelarut isopropil alkohol pada masing-masing daun yang ada dalam gelas beaker


4. Tempatkan beaker dalam wadah besar dan rendam dengan air

5. Potong kertas saring menjadi berukuran lebar 1 inci (2,5 cm). Panjang strip harus sama dengan ketinggian gelas yang kita gunakan untuk kromatografi. Label bagian atas setiap strip kertas filter dengan spesies daun. Gunakan penggaris untuk mengukur dan menggambar 1 inci garis pensil (2,5 cm) di atas bagian bawah dan atas setiap strip kertas filter. 


6. Letakkan kertas saring ke dalam gelas, hati-hati sehingga bagian bawah strip kertas menyentuh isopropil alkohol. Jangan menenggelamkan kertas melewati garis hijau pigmen. pigmen harus tetap berada di atas alkohol sehingga tidak akan larut ke dalam larutan itu sendiri. Sebaliknya, alkohol harus bisa niak keatas hingga melalui aksi kapiler dari kertas, melarutkan pigmen di atas kertas dan menyebabkan ia melakukan perjalanan ke atas. Ulangi dengan setiap strip kertas untuk masing-masing jenis pohon.


4.Amati naik dikertas naik. Ini mungkin memerlukan 10-30 menit. Jangan menyentuh kertas atau mengganggu gelas selama proses ini. Begitu alkohol mencapai bagian atas kertas, keluarkan kertas dari gelas dan biarkan kering. Setelah kertas kering, amati dan identifikasi band-band pigmen. Pigmen diurut dalam urutan sebagai berikut, dari atas ke bawah: karoten (oranye), xanthophylls (kuning), klorofil a (kuning-hijau), klorofil b (biru-hijau), dan antosianin (berwarna merah). Catat spesies dan pigmen yang ditemukan di tabel data. Kita juga mungkin ingin mengambil gambar dari kertas kromatografi atau menyimpannya untuk catatan kita dan untuk menampilkannya. Bandingkan hasil dengan hipotesis awal kita tadi dan tarik kesimpulan tentang pigmen spesies daun ini.


No comments:

Post a Comment