Pendidikan Sains Aplikatif, Matematika Menarik dan Karya Ilmiah

Percobaan Sains : Melunakan Daging

Pendahuluan
Adik-adik pasti sudah sering melihat bundanya memasak daging kan?, apalagi kalau daging itu makanan kesukaan kalian, pasti senang melihatnya dimasak, tapi tau kah adik-adik, kalau memasak daging itu ada ilmu sainsnya, berikut ini adalah percobaan sains yang menggunakan bahan daging atau makanan yang ada dirumah, namanya sains dalam sepotong daging


Tujuan
Mempelajari ilmu sains dibalik daging yang kita makan

Masalah:
Teknik apa yang baik untuk melunakkan daging dengan sangat efektif?

Alat dan Bahan
     Satu potongan steak daging dengan ukuran minimal 7 inci
     Bubuk soda kue
     Cangkir
     Air
     Kecap
     8 wadah makanan yang aman
     Pisau daging
     Alat pengempuk
     Tusuk gigi
     Selotip
     Pulpen
     Peralatan pemanggangan daging

Prosedur1.Siapkan daging untuk dipanggang dengan beberapa cara yang berbeda.
2. Cuci tangan kita dan siapkan permukaan memasak yang bersih. Untuk memotong potongan daging yang pertama, cari garis serat pada daging. Potong dengan arah yang berlawanan dengan urat daging dan pindahkan empat irisan steak dengan ukuran tiga inci. Sisihkan.
3.
Sekarang, potong daging yang berlawanan dengan urat daging (tegak lurus dengan garis serat dalam daging) untuk menghasilkan empat irisan steak dengan ukuran 3 inci lagi.
4. Tempatkan masing-masing potongan daging ke wadahnya sendiri, dan pastikan kita memberi label potongan yang kita potong tadi sebagai "Sesuai arah serat".
5.
Mulailah dengan empat potong steak yang telah kita potong dari arah seratnya. Ambil yang daging yang pertama, ambil satu sendok teh baking soda dan taburi di atas daging atau di gosokan di atasnya. Tempatkan daging ke dalam wadah di kulkas semalam. Di pagi hari, daging dicuci dengan bersih untuk mengeluarkan baking soda.
6.
Ambil potongan kedua dari daging urat tadi dan letakkan tempat yang telah di kasih kecap. Tempatkan dalam wadah di kulkas semalam.
7. Ambil potongan ketiga dari daging urat dan lunakan dengan pemukul daging selama dua menit. Tempatkan dalam wadah di kulkas semalam.
8. Biarkan potongan steak terakhir yang kita potong satunya tanpa perlakuan apapun, dan letakkan di lemari es semalam juga.
9.
Ulangi langkah 5-8 dengan potongan steak yang kita potong dengan arah yang sama dengan uratnya.
10.
Setelah selesai, pastikan kita mencuci tangan. Selalu cuci tangan setelah menangani daging mentah!
11.
Pastikan setiap wadah diberi label sehingga kita tahu bagian steak daging yang mana. Buat hipotesis, dugaan terbaik kita tentang apa yang akan terjadi. Potongan steak yang mana yang paling lunak atau mudah dikunyah?
12.
Masak potongan steak. Taruh daging di luar pemanggangan, potong masing-masing menjadi tiga bagian kecil sehingga kita memiliki dua puluh empat keping daging.
13.
Masukkan setiap potongan daging di ujung tusuk gigi atau tusuk sate. Pastikan untuk tidak kehilangan jejak potongan mana yang kita labeli tadi. Untuk membantu melacak, beri label masing-masing tusuk gigi dengan nomor yang tertulis di selotip kecil.
14.Minta bantuan
tiga teman. Berikan setiap teman satu dari setiap jenis daging yang kita panggang yang berbeda (delapan bagian total). Mintalah teman-teman kita untuk merasakan mana dari ketiga potongan steak daging tadi mulai dari yang kenyal sampai yang paling mudah dikunyah 

Hasil:
Daging yang dipotong searah urat daging akan lebih mudah dikunyah atau lunak dibandingkan dengan daging yang dipotong berlawanan arah dengan uratnya. Untuk kedua kelompok, potongan daging yang tidak diberi perlakuan apa-apa (kontrol) akan menjadi yang paling sukar di kunyah atau masih kenyal. Potongan daging yang dilunakkan dengan kecap dan pukulan hasil daging keduanya lebih lembut daripada potongan daging yang tidak diberi perlakuan. Potongan daging dengan baking soda yang dioleskan steak daging tersebut akan menjadi yang paling lembut atau mudah di kunyah.
 

Pembahasan
Ketika kita memasak daging mungkin tampak cukup mudah dan sederhana, tetapi di balik itu ada banyak sains di balik steak daging yang kita masak tadi untuk membuatnya lebih lembut.
Steak yang sedang kita uji coba terbuat dari otot sapi, dan otot terdiri dari serat. Dan seperti serat di kayu, serat otot berjalan ke arah tertentu, disebut urat. Bila kita menarik arah serat urat yang sama, otot akan semakin lama tapi tidak pecah. Ini berarti bahwa ketika kita mengiris daging dengan searah serat, maka kita akan mendapatkan sepotong daging yang terbuat dari serat panjang seperti spageti panjang, dan akan lebih sulit dikunyah. Jika kita mengiris urat daging, maka kita akan memiliki banyak serat kecil, dan dagingnya akan lebih mudah dikunyah.
Orang memiliki banyak cara untuk membuat daging lebih lembut. Ada yang menggunaka reaksi kimia, sementara yang lainnya secara fisik. Memukul-mukul daging dengan menggedornya adalah cara membuat daging lebih lembut tanpa menggunakan reaksi kimia. Sebagai ganti, kita menggunakan energi kita sendiri untuk memecah dinding sel steak.
Bila kita menggunakan kecap atau baking soda, kita menggunakan reaksi kimia untuk membuat daging lebih lembut. Apakah kita pernah membuat baking soda dengan cuka dan meledak? Jika pernah, maka kita akan tahu bahwa soda kue bereaksi dengan asam cukup reaktif. Baking soda adalah basa, dan daging bersifat sedikit asam. Reaksi kimia yang terjadi memecah protein dalam daging dan membuatnya lebih lembut.
Kecap membuat daging lebih lembut dalam dua langkah. Pertama, kecap asam itu melembutkan serat otot pada daging. Saus kedelai juga sangat asin. Cairan di sel daging kurang mengandung garam, atau asin, dibanding kecap. Karena itu, beberapa cairan mengalir keluar dari daging dan kecapnya mengalir masuk untuk menggantinya. Kecap asam yang baru tiba, melarutkan beberapa protein di dalam sel, dan daging menjadi lebih lembut. Gerakan cairan ini dari daerah dengan banyak garam ke daerah dengan sedikit garam adalah contoh osmosis.
 

No comments:

Post a Comment